Pada tahun 2023, sejumlah 71 pinjaman digital (pinjol) telah diblokir oleh otoritas relevan untuk melindungi konsumen dari praktik yang merugikan. Langkah ini tidak hanya melindungi komunitas dari bunga yang sangat tinggi dan syarat yang tidak wajar, tetapi juga mendorong munculnya layanan pinjol yang lebih transparan dan terpercaya. Secara pemblokiran tersebut, pengguna dapat lebih konsentrasi pada jaringan pinjol yang telah terdaftar dan diawasi oleh pemerintah, yang menjamin keamanan dan kenyamanan dengan progres peminjaman. Manfaat dari manajemen ini termasuk kemajuan kesadaran tentang pentingnya memilih pinjol yang legal dan berkualitas, dengan koneksi yang lebih mantap kepada layanan keuangan yang adil. Dalam demikian, komunitas diharapkan dapat menghindari jeratan utang dan memilih solusi keuangan yang lebih berkelanjutan.