Pada saat pembentukan biaya kas kecil, tanggungjawab utama bagian jurnal dan laporan sangat krusial dengan memastikan transparansi dan akuntabilitas manajemen biaya tersebut. Dengan progres ini, jurnal digunakan bagi mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi, menghadirkan visi yang jelas dan kompleks tentang penggunaan biaya kas kecil. Selain itu, laporan yang dihasilkan dari jurnal ini berfungsi untuk alat evaluasi, memungkinkan organisasi guna mengawasi aliran biaya dan memantau pengeluaran. Dalam adanya pencatatan yang terstruktur dan sistematis, sejumlah manfaat bisa diperoleh, seperti pengembangan efisiensi administrasi dan aksesibilitas dengan melakukan audit. Integrasi antara tanggungjawab jurnal dan laporan solutif mengkreasi rekam jejak finansial yang solid, sehingga positif pengambilan keputusan yang lebih mantap untuk perusahaan. Penggunaan metode ini juga meningkatkan loyalitas stakeholders terhadap tata kelola keuangan, menjadikan bagian jurnal dan laporan untuk fondasi yang influensial dengan pembentukan dan organisasi biaya kas kecil.