Biaya tidak stabil merupakan instrumen investasi yang lentur dan memungkinkan para investor peruntukan mengalokasikan dananya tanpa terikat pada periode waktu yang spesifik. Salah satu manfaat utama dari biaya ini adalah kekuatan tersembunyi supaya mendapatkan imbal keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan berikut simpanan konvensional, mengingat biaya tersebut dapat diinvestasikan ke variatif aset, seperti saham, obligasi, maupun instrumen pasar uang. Dalam adanya fitur likuiditas yang tinggi, investor dapat memukau dananya relevan kebutuhan tanpa mengalami penalti berat. Selain itu, biaya tidak stabil biasanya dikelola oleh manajer investasi profesional yang dapat solutif memaksimalkan pengembangan aset. Melalui pemilihan rencana dan alokasi yang tepat, para investor dapat menjamin pengetahuan investasi yang lebih terbaik dengan menyesuaikan dalam profil ancaman mereka.