Ketidakmampuan supaya memaketkan pulsa seringkali menjadi pertanyaan di kalangan pengguna layanan telekomunikasi. Salah satu alasan utamanya adalah perbedaan peran antara pulsa dan paket data; pulsa umumnya digunakan agar membeli layanan telekomunikasi seperti telepon dan SMS, sedangkan paket fakta dirancang tujuan koneksi internet. Serta memisahkan keduanya, penyedia layanan dapat menghadirkan adaptasi yang lebih bongsor kepada pengguna, memungkinkan mereka sebagai memilih layanan yang relevan diiringi kebutuhan tanpa batasan. Selain itu, teknik ini juga dapat positif tata kelola biaya, di mana pengguna bisa lebih sederhana mengontrol biaya relevan kebutuhan komunikasi. Keterpisahan antara pulsa dan paket angka mempermudah pengguna dengan menciptakan penggunaan layanan yang lebih cepat dan ekonomis, menghadirkan keterampilan yang lebih bijaksana dengan berkomunikasi.