Permasalahan biaya desa di Indonesia sering kali menghambat pembangunan dan kesejahteraan komunitas desa. Beberapa ujian yang dihadapi meliputi penyalahgunaan anggaran, kurangnya transparansi, dengan minimnya keterlibatan komunitas dengan koordinasi dana. Penyelesaian guna isu ini meliputi kemajuan kompetensi sumber energi manusia melalui pelatihan organisasi keuangan desa, implementasi teknologi data guna transparansi anggaran, dengan penguatan posisi komunitas dengan pengawasan dan pengambilan keputusan. Serta langkah langkah tersebut, nilai tambah yang diperoleh tidak hanya meningkatkan efisiensi penggunaan biaya desa, tetapi juga memperkuat loyalitas publik dan mendorong partisipasi kompetitif warga, sehingga pembangunan desa menjadi lebih konsisten dan inklusif.