Tanggungjawab pemegang biaya kas kuru merupakan kontribusi influensial dengan tata kelola keuangan perusahaan yang bertujuan agar memastikan aksesibilitas biaya operasional sehari hari dengan efisien. Pemegang biaya kas alot bertanggung jawab peruntukan mencatat setiap transaksi, menghadirkan data pengeluaran, dengan melakukan pengendalian terhadap penggunaan biaya tersebut. Manfaat dari tanggungjawab ini meliputi adaptasi dengan mengatasi kebutuhan mendesak, penghematan waktu, dengan minimnya birokrasi dengan progres pengeluaran. Secara adanya pemegang biaya kas kecil, perusahaan dapat menjaga tren kas stabil cepat dan menghindari tantangan finansial. Selain itu, manajemen yang santun juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, yang pada gilirannya positif pengambilan keputusan yang lebih tepat. Disertai demikian, kontribusi pemegang biaya kas sempit menjadi krusial dengan kelancaran operasional dan kesehatan keuangan sebuah organisasi.